Hujan turun dengan berat dan tanah tidak lagi mampu menahannya. Lembah Anai bergolak pada siang hari itu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, material tanah dan batu runtuh menutup aspal pada pukul 14.00 WIB. Jalur Lintas Sumatra yang kokoh itu seketika lumpuh. Jalan yang menghubungkan Padang dan Bukittinggi kini sunyi dari deru mesin kendaraan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Finot, tindakan tegas harus segera diambil demi menjaga nyawa para pengemudi yang melintas. Jalanan ditutup rapat dari kedua arah. Tidak ada yang boleh lewat, baik mereka yang hendak menuju Padang maupun yang hendak pulang ke Bukittinggi.
Melalui keterangannya pada Rabu, AKP Finot memberikan konfirmasi mengenai situasi berbahaya tersebut. "Terjadi longsor pukul 14.00 WIB. Lokasi kami tutup total dari Padang-Bukittinggi maupun arah sebaliknya," ujarnya dengan singkat dan tegas.
Berdasarkan pengamatan petugas di lapangan, alam belum benar-benar tenang. Tanah di atas tebing yang curam itu dikabarkan masih bergerak ke bawah secara perlahan namun pasti. Kondisi yang labil ini membuat alat berat belum bisa diturunkan untuk membersihkan puing-puing tanah, karena bahaya susulan masih mengintai di bawah langit Sumatra Barat.