Kota Medan merayakan hari jadinya yang ke-436 dengan aksi nyata. Di Kecamatan Medan Deli, dua ratus anak berkumpul untuk mengikuti khitanan massal. Mereka datang dari berbagai kelurahan, membawa keberanian di musim libur sekolah.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung di lokasi pada Minggu, 5 Juli 2026. Dia berjalan di antara anak-anak, menyapa mereka satu per satu, dan memberikan semangat yang tenang. Baginya, inisiatif sosial ini adalah bentuk kepedulian yang konkret bagi masyarakat.
Berdasarkan keterangan resmi, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara pihak kecamatan, puskesmas, Dinas Kesehatan Kota Medan, dan Industri Karet Deli (IKD). Pemerintah dan swasta bahu-membahu menanggung beban ekonomi warga.
"Yang pertama kami apresiasi ada kegiatan yang sangat baik dari Kecamatan Medan Deli, yaitu khitanan massal. Anak yang dikhitan juga tidak sedikit, ada 200 anak. Tentu ini banyak kebaikan yang bisa diberikan dari Kecamatan Medan Deli bersama stakeholder terkait," ujar Rico Waas.
Menurut Wali Kota Medan, gerakan ini harus menyebar luas. Kerja bersama seperti ini meringankan hidup orang-orang. Dia berharap kecamatan lain di Kota Medan segera mengikuti langkah serupa demi memperkuat solidaritas sosial.
"Kami berharap kegiatan seperti ini juga bisa dilaksanakan di kecamatan lain," kata Rico Waas menambahkan dengan penuh harap.
Menurut Camat Medan Deli Aidiel Putra Pratama, seluruh peserta merupakan anak-anak asli dari wilayahnya. Momentum libur sekolah sengaja dipilih agar proses penyembuhan tidak mengganggu jalannya pendidikan mereka di kelas.
"Alhamdulillah khitanan massal ini kita laksanakan untuk 200 anak yang tersebar di Kecamatan Medan Deli. Harapan kita semoga anak-anak dan orang tuanya terbantu sehingga dapat meringankan beban masyarakat," kata Aidiel Putra Pratama.
Setiap anak tidak pulang dengan tangan kosong. Berdasarkan penjelasan panitia, para peserta juga menerima bingkisan, kain sarung, dan uang santunan. Layanan kesehatan pasca-khitan pun telah disiapkan dengan matang untuk memastikan pemulihan berjalan tanpa kendala.
"Kita cari waktunya saat libur sekolah supaya anak-anak tidak terganggu jadwal sekolahnya. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-436 Kota Medan," pungkas Aidiel Putra Pratama.