Suara Kabayan Suara Kabayan
/home / hukum / Jadwal Salat Denpasar 5 Juli 2026:...
HUKUM

Jadwal Salat Denpasar 5 Juli 2026: Waktu dan Niat Ibadah

Umat Muslim bersiap melaksanakan ibadah sesuai jadwal salat Denpasar

Umat Muslim bersiap melaksanakan ibadah sesuai jadwal salat Denpasar

Matahari terbit dan tenggelam di atas langit Denpasar, membawa panggilan yang sunyi namun pasti bagi mereka yang bersujud. Hidup berjalan cepat, namun waktu ibadah adalah tiang yang kokoh. Menurut data resmi Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, jadwal salat untuk wilayah Denpasar dan sekitarnya telah ditetapkan dengan presisi yang mutlak pada hari Minggu, 5 Juli 2026.

Berdasarkan maklumat tersebut, hari dimulai ketika fajar menyingsing pada pukul 05:14 Wita untuk waktu Subuh. Ketika matahari tepat berada di atas kepala, Zuhur jatuh pada pukul 12:27 Wita. Sore yang tenang membawa waktu Asar pada pukul 15:46 Wita, disusul oleh senja Maghrib pada pukul 18:16 Wita, dan malam ditutup dengan Isya pada pukul 19:30 Wita.

Bagi seorang pria atau wanita yang berdiri menghadap kiblat, niat adalah awal dari segala hal yang jujur. Untuk Subuh, lafalnya berbunyi "Ushalli fardhol subhi rak'ataini mustaqhbilal kiblati ada-an ma'muman/imaaman lillahi ta'ala", yang berarti aku berniat shalat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum atau imam karena Allah Ta'ala. Pada siang hari, niat Zuhur diucapkan untuk empat rakaat dengan ketetapan hati yang sama.

Saat bayangan memanjang di waktu Asar dan malam tiba di waktu Maghrib serta Isya, ucapan niat tetap menjadi kompas yang mengarahkan jiwa. Menurut petunjuk ibadah, seseorang harus menggunakan lafal "adaan" jika dia berdiri sendirian di bawah langit, "ma'muman" jika dia mengikuti di belakang, dan "imaaman" jika dia memimpin di depan. Mengetahui waktu adalah tugas, dan melaksanakannya dengan benar adalah sebuah kehormatan.

// TOPICS
#jadwal_salat #denpasar #bali #kementerian_agama #bimas_islam #ibadah_muslim #niat_salat
Jurnalis Daerah & Budaya - Spesialis Isu Lokal dan Kearifan Tradisional

Bambang Kusumo adalah jurnalis yang mendalami isu-isu daerah dan kebudayaan Indonesia. Dengan latar belakang sebagai antropolog budaya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kearifan lokal, adat istiadat, dan dinamika sosial di berbagai wilayah Nusantara. Liputannya yang dekat dengan masyarakat akar rumput menjadikannya jembatan antara peristiwa daerah dan audiens nasional. Ia juga aktif meliput pariwisata, seni tradisional, dan isu lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.