Suara Kabayan Suara Kabayan
/home / hukum / Respons Dingin Jude Bellingham...
HUKUM

Respons Dingin Jude Bellingham Tanggapi Kritik Keras Thomas Tuchel

Jude Bellingham bereaksi dingin setelah Thomas Tuchel mengkritik performa Inggris di Piala Dunia

Jude Bellingham bereaksi dingin setelah Thomas Tuchel mengkritik performa Inggris di Piala Dunia

Malam itu di stadion terasa panjang dan melelahkan. Inggris menang, tetapi ada badai yang tenang di ruang ganti. Jude Bellingham menjadi pahlawan lagi. Dua golnya membawa Inggris menang 2-1 atas Norwegia dan mengunci tempat di semifinal Piala Dunia. Gol pertama memicu perdebatan sengit karena dugaan bola mengenai "Spidercam" milik FIFA, namun sensor teknologi menyatakan tidak ada kontak.

Berdasarkan pernyataan resmi dari FIFA, sensor dalam bola pintar tidak mendeteksi adanya benturan di udara. "Sebelum gol Inggris pada menit 45+2 melawan Norwegia, sensor di Connected Ball tidak menunjukkan puncak dalam "detak jantung bola" saat berada di udara, dan karena itu tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel atas dan mengubah gerakan bola." Begitu bunyi laporan resmi mereka.

Bellingham mencetak gol kedua setelah memanfaatkan kesalahan kiper Norwegia, Orjan Nyland. Itu adalah gol yang menentukan. Namun, kemenangan tidak membuat Thomas Tuchel tersenyum. Manajer asal Jerman itu berdiri di depan kamera dengan wajah ketat. Dia tidak menyembunyikan amarahnya. Dia jujur, terlalu jujur untuk sebuah kemenangan besar.

Menurut Thomas Tuchel, timnya hanya beruntung bisa lolos ke babak empat besar. "Kami membuat hidup kami sangat, sangat sulit hari ini. Hasilnya fantastis, kami berada di babak empat besar, ini luar biasa, tapi... Saya tidak senang dengan penampilannya. Sekali lagi, komitmen itu ada, tetapi kami membuat hidup sangat, sangat sulit bagi kami, dalam cara kami bermain, bagaimana kami bermain. Ceroboh, banyak kesalahan teknis, tidak cukup cepat. Tidak cukup repetitif. Kami beruntung hari ini," kata Tuchel.

Kata-kata tajam dari sang manajer langsung disampaikan kepada Bellingham setelah laga usai. Gelandang Real Madrid itu tidak meledak, dia hanya menunjukkan sikap dingin yang mengejutkan. "Ah well, whatever. Whatever. Yeah it’s difficult out there. It’s a tough shift. It’s a tough shift. All the players have put out a tough shift. So my thoughts and appreciation go out to the players who put in a great shift yet again," ujar Bellingham kepada ITV.

Para pengamat di studio merasakan ketegangan dari jawaban pendek itu. Menurut Ian Wright, Bellingham mungkin terkejut mendengar kritik sewaktu emosinya masih tinggi. "Dia mungkin sedikit terkejut mendengar itu karena sekali lagi kita menghadapi manajer yang sangat lurus, tepat di depan wajah Anda, mengatakan apa yang dia katakan, Anda tahu, kita tidak terbiasa mendengar itu. Kita tidak terbiasa mendengar itu sebagai penggemar Inggris dan pemain Inggris, tetapi sekali lagi pemain seperti Jude, Anda tahu tentang apa dia, dia memberikan segalanya dan dia berpikir bahwa Anda tahu manajer mengatakan sesuatu seperti itu. Dia tidak menghargainya."

Mantan bek Inggris, Gary Neville, melihat situasi ini dari sudut pandang yang berbeda. Berdasarkan opininya, perselisihan verbal ini adalah hal yang bagus untuk sepak bola. "Saya suka kedua wawancara itu. Sejujurnya, saya pikir Thomas Tuchel fantastis. Saya pikir respons Jude Bellingham benar-benar brilian," kata Neville. Roy Keane menambahkan bahwa emosi setelah pertandingan adalah hal yang wajar dan segalanya akan mereda seiring berjalannya waktu.

// TOPICS
#jude_bellingham #thomas_tuchel #timnas_inggris #piala_dunia #sepak_bola #norwegia
Tim Jurnalis Nasional & Daerah

Redaksi Suara Kabayan terdiri dari jurnalis berpengalaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, berdedikasi untuk menyajikan berita nasional dan daerah paling lengkap dan terpercaya. Dari politik di Senayan hingga peristiwa di pelosok negeri, dari ekonomi makro hingga budaya lokal, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.