Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berkolaborasi dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta menggelar Kejuaraan Olahraga Senam Kreasi Tahun 2026. Kompetisi ini bertempat di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Gelaran olahraga ini sekaligus menjadi bagian dalam memeriahkan perayaan HUT Kota Jakarta ke-499.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan data panitia, ajang ini berhasil menarik antusiasme yang besar dengan diikuti sekitar 800 peserta. Mereka terbagi dalam berbagai kategori usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa yang datang dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.
Menurut Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Hari Doyo Sugianto, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk membudayakan olahraga. Langkah ini juga diambil sekaligus untuk melestarikan olahraga tradisional sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.
Hari Doyo Sugianto menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam pembudayaan ini. "Kejuaraan Olahraga Senam Kreasi merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membudayakan olahraga di tengah masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia," ungkapnya pada Rabu (8/7).
Berdasarkan penilaian tim penyelenggara, senam kreasi tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi kesehatan tubuh. Olahraga ini juga mengandung nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, gotong royong, sportivitas, kerja sama, disiplin, dan kecintaan yang mendalam terhadap budaya bangsa.
Melalui ajang ini, Hari berharap kejuaraan dapat menjadi wadah yang kokoh untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga Jakarta. Ia juga mendorong agar masyarakat terus konsisten dalam menjalani pola hidup sehat dan aktif bergerak.
Harapan besar juga disematkan kepada para generasi penerus bangsa. "Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Kompetisi ini harus dijadikan ajang yang murni untuk mempererat tali persaudaraan.
Lebih dari itu, Hari berharap olahraga tradisional dapat terus dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi muda. Hal tersebut menjadi bagian dari identitas budaya bangsa yang wajib dijaga bersama secara kolektif.
Ia mengingatkan bahwa esensi dari sebuah kompetisi olahraga masyarakat melampaui sekadar meraih medali. "Kemenangan memang penting, namun yang lebih utama adalah kebersamaan, pengalaman, dan semangat untuk terus memajukan olahraga tradisional di DKI Jakarta," pungkasnya.