Suara Kabayan Suara Kabayan
/home / hukum / Gubernur Andra Soni Dukung Program...
HUKUM

Gubernur Andra Soni Dukung Program Kemakmuran Masjid DMI Banten

Gubernur Banten Andra Soni saat menerima audiensi pengurus DMI Banten di Kota Serang

Gubernur Banten Andra Soni saat menerima audiensi pengurus DMI Banten di Kota Serang

Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan resmi dari para pengurus Dewan Masjid Indonesia Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi ruang diskusi penting mengenai masa depan umat. Kedua pihak membahas berbagai program unggulan DMI yang berfokus pada pemberdayaan masjid serta masyarakat di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi, Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap inisiatif yang digagas oleh DMI. Menurut Andra Soni, masjid memiliki peran yang sangat strategis. Rumah ibadah tidak boleh hanya menjadi tempat salat, tetapi juga harus menjelma sebagai pusat pembinaan umat dan motor penggerak ekonomi masyarakat.

"Alhamdulillah, tadi kita menerima DMI Provinsi Banten, ada beberapa hal yang dibahas. Intinya Pemerintah Provinsi Banten menyambut baik program-program yang disampaikan DMI," ungkap Andra Soni dengan tegas.

Menurut Ketua DMI Provinsi Banten KH Bunyamin Hafidz, terdapat beberapa agenda prioritas yang memerlukan sinergi kuat dengan Pemerintah Provinsi Banten. Agenda utama yang mendesak adalah persoalan legalitas tanah keagamaan melalui sertifikasi tanah wakaf milik umat.

"Program pertama adalah sertifikasi tanah wakaf, yang meliputi wakaf masjid, musala, majelis taklim, pondok pesantren, hingga sekolah agama. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri ATR/BPN, Bapak Nusron Wahid, dan kami berharap dapat terus disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Banten," ujar KH Bunyamin Hafidz.

Tidak hanya urusan legalitas tanah, DMI juga menaruh perhatian besar pada nasib para pengabdi agama. Mereka mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot masjid, guru ngaji, dan imam masjid. Perlindungan sosial ini dinilai krusial sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka selama ini.

"Kami ingin marbot, guru ngaji, dan imam masjid dapat bergabung dalam BPJS Ketenagakerjaan. Manfaatnya sangat besar, mulai dari perlindungan apabila terjadi kecelakaan kerja hingga santunan kematian," kata KH Bunyamin Hafidz menjelaskan.

Langkah modernisasi juga mulai merambah rumah ibadah. DMI mengusulkan penyediaan fasilitas pengisian daya motor listrik di masjid-masjid yang memenuhi kriteria. Targetnya cukup besar, yakni menyasar sekitar 3.000 masjid di seluruh Provinsi Banten. Selain itu, aspek kebudayaan tidak dilupakan dengan rencana menggelar Festival Panjang Mulud untuk merawat tradisi lokal.

"Insya Allah, pada bulan Mulud atau September nanti kami akan mengadakan Festival Panjang Mulud," pungkas KH Bunyamin Hafidz menutup pembicaraan.

// TOPICS
#andra_soni #dmi_banten #pemprov_banten #masjid_banten #sertifikasi_wakaf #bpjs_ketenagakerjaan #kota_serang
Tim Jurnalis Nasional & Daerah

Redaksi Suara Kabayan terdiri dari jurnalis berpengalaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, berdedikasi untuk menyajikan berita nasional dan daerah paling lengkap dan terpercaya. Dari politik di Senayan hingga peristiwa di pelosok negeri, dari ekonomi makro hingga budaya lokal, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.