Matahari meninggi di langit Medan. Kota itu sibuk, tetapi di beberapa sudut, segalanya mendadak hening. Arus yang menghidupkan mesin-mesin dan mendinginkan kamar-kamar diputuskan. Menurut informasi resmi dari akun Instagram PLN UP3 Medan, pemadaman listrik melanda wilayah Unit Layanan Pelanggan (ULP) Medan Selatan pada Selasa, 7 Juli 2026. Listrik padam dan warga harus menunggu.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Pemeliharaan itu dimulai menjelang tengah hari. Berdasarkan laporan, penurunan daya dan penghentian aliran listrik berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Waktu yang cukup lama untuk sebuah kota yang bergerak cepat. Kurang lebih empat setengah jam warga di sana hidup tanpa listrik, menghadapi panas yang datang dari jalanan.
Petugas PLN bekerja di bawah terik. Mereka melakukan pemeliharaan pada komponen Hubungan Udara Tegangan Menengah atau HUTM. Mereka juga memotong dahan-dahan pohon yang mulai mengancam kabel-kabel di atas kepala. Itu adalah pekerjaan yang berbahaya, tetapi harus diselesaikan agar kota tetap aman saat badai atau malam tiba.
Selama pemeliharaan yang melelahkan itu berjalan, pihak PLN memberikan peringatan yang tegas kepada warga kota. Menurut perwakilan PLN, "Pelanggan yang menggunakan genset agar dipisahkan dengan instalasi listrik." Petugas tidak ingin ada arus balik yang bisa mencelakai para pekerja yang sedang bertaruh nyawa di atas tiang-tiang beton.
Ada dua belas jalan yang menjadi sepi dari suara dengung listrik hari itu. Berdasarkan data yang dirilis, wilayah yang terdampak meliputi Jalan STM, Jalan Suka Tani, Jalan Suka Pura, Jalan Suka Ikhlas, dan Jalan Suka Cita. Kegelapan dan kesunyian juga merambat ke Jalan Suka Jadi, Jalan Suka Darma, Jalan Suka Jaya, Jalan Suka Makmur, Jalan Suka Ria, Jalan Suka Subur, hingga Jalan Alfalah. Semua tempat itu menunggu hingga petang membawa kembali cahayanya.