Suara Kabayan Suara Kabayan
/home / hukum / Geopark Maros-Pangkep Edukasi Warga...
HUKUM

Geopark Maros-Pangkep Edukasi Warga Jelang Kedatangan Asesor UNESCO

Suasana sosialisasi lingkungan hidup bersama warga di kawasan karst Geopark Maros-Pangkep

Suasana sosialisasi lingkungan hidup bersama warga di kawasan karst Geopark Maros-Pangkep

Matahari bersinar di atas tanah berbatu Sulawesi Selatan. Di sana, manusia bekerja keras menjaga bumi. Badan Pengelola Geopark Maros-Pangkep kini bergerak di antara desa-desa. Mereka menemui warga, berbicara dengan tenang, memberikan sosialisasi dan edukasi. Tugas mereka jelas: menyambut kedatangan tim asesor UNESCO Global Geopark yang akan datang melihat langsung.

Menurut General Manager Geopark Maros-Pangkep Irfan Dedi Bachri di Maros pada hari Senin, upaya ini adalah hal penting bagi tanah mereka. "Kegiatan sosialisasi dan edukasi pada warga menyambut kedatangan asesor UNESCO ini adalah sebagai bagian dari upaya mempertahankan status UNESCO Global Geopark," kata Irfan. Baginya, pekerjaan ini bukanlah hal baru yang mendadak.

Berdasarkan keterangan pihak pengelola, mengedukasi masyarakat adalah sebuah jalan yang panjang dan berkelanjutan. Ini adalah tentang pengelolaan kawasan yang berdiri di atas tiga pilar kokoh: konservasi yang jujur, pendidikan yang benar, dan pemberdayaan ekonomi bagi orang-orang yang mendiami tanah tersebut. Mereka tidak ingin bergerak hanya karena sebuah penilaian.

Banyak hal nyata yang telah mereka lakukan di lapangan. Mereka berjalan bersama anak-anak muda dari Youth Forum Geopark untuk menjaga lingkungan. Mereka juga mendatangi sekolah-sekolah di sepanjang pesisir yang berangin dan pulau-pulau kecil. Warga diajak langsung untuk turun tangan dalam program konservasi demi masa depan yang berkelanjutan.

Ada harapan besar yang digantungkan pada pundak masyarakat. Irfan berharap langkah-langkah nyata ini mampu mempertebal pemahaman warga akan nilai-nilai penting geopark. Dia ingin semua orang ikut menjaga warisan geologi yang megah, kebudayaan tua yang luhur, serta keanekaragaman hayati yang hidup di sana.

Namun, perjuangan ini tidak bisa dilakukan sendirian. Menurut Irfan, sosialisasi ini juga diperluas hingga menyentuh kalangan akademisi, pemerintah daerah, komunitas, serta para mitra strategis. Kolaborasi dari berbagai pihak adalah kunci utama untuk memperkuat tata kelola kawasan dan menyatukan pandangan tentang masa depan Geopark Maros-Pangkep.

Irfan menegaskan kembali bahwa penguatan edukasi adalah janji mereka untuk membangun budaya konservasi yang tidak akan mati. "Menjaga semangat kebersamaan dan mendukung Geopark Maros-Pangkep agar mampu mempertahankan pengakuan dunia sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya dengan mantap.

// TOPICS
#geopark_maros-pangkep #unesco #sulawesi_selatan #konservasi_alam #irfan_dedi_bachri #berita_daerah
Tim Jurnalis Nasional & Daerah

Redaksi Suara Kabayan terdiri dari jurnalis berpengalaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, berdedikasi untuk menyajikan berita nasional dan daerah paling lengkap dan terpercaya. Dari politik di Senayan hingga peristiwa di pelosok negeri, dari ekonomi makro hingga budaya lokal, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.