Matahari bersinar terik di atas Stadion Philadelphia Stadium, Amerika Serikat, ketika dua tim bertarung memperebutkan kehormatan. Prancis mengambil inisiatif serangan sejak awal, seperti seorang pemburu yang tahu ke mana mangsanya akan lari. Namun, pria-pria Paraguay bertahan dengan kokoh di lini belakang. Menurut pengamatan tim redaksi di lapangan, pertahanan yang rapat membuat tim asuhan Didier Deschamps kesulitan menemukan ruang bersih untuk menembak sepanjang babak pertama.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Beberapa peluang Les Bleus hanya lahir dari situasi bola mati yang sunyi. Jules Kounde sempat melepaskan tembakan setelah memanfaatkan sepak pojok, tetapi bola itu terbang lurus ke pelukan kiper Paraguay, Orlando Gill, yang menangkapnya dengan tangan yang dingin. Upaya-upaya jarak jauh dari Manu Kone dan Adrien Rabiot juga patah di udara. Ketika babak pertama usai, papan skor masih menunjukkan angka kosong yang membosankan.
Berdasarkan jalannya laga di babak kedua, Prancis meningkatkan intensitas serangan mereka dengan sisa-sisa tenaga yang ada. Keberuntungan akhirnya berpihak pada mereka di menit ke-70 ketika wasit menunjuk titik putih setelah meninjau tayangan VAR. Gelandang Paraguay, Diego Gomez, dinyatakan melakukan pelanggaran keras terhadap Desire Doue di dalam kotak penalti. Itu adalah momen yang menentukan bagi seorang lelaki.
Kylian Mbappe maju tanpa ragu, membawa beban seluruh negaranya di pundak. Penyerang Real Madrid itu mengecoh Orlando Gill dengan sebuah tendangan datar ke pojok kiri bawah gawang, membuat jala bergetar dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Dari pantauan redaksi, Paraguay hampir menyamakan kedudukan setelah Dayot Upamecano melakukan kesalahan fatal di lini belakang, namun kiper Mike Maignan menyelamatkan Prancis dengan ketenangan seorang veteran.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tipis itu tetap bertahan di bawah langit Amerika Serikat. Prancis berhasil melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 dan bersiap menghadapi Maroko, sebuah tim kuat yang sebelumnya telah menyingkirkan Kanada dengan skor telak 3-0. Bagi Paraguay, perjalanan panjang mereka telah selesai di tanah yang jauh.