Angin pegunungan berembus dingin di Bumi Perkemahan Sibolangit. Di tempat ini, ribuan tenda berdiri tegak menjadi saksi dimulainya Jambore Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara ke-sebelas tahun 2026. Acara besar ini resmi dibuka pada hari Rabu.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan catatan panitia, Wakil Bupati Deli Serdang sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, hadir di lokasi. Dia didampingi oleh Asniar Lom Lom Suwondo. Mereka datang untuk melihat langsung anak-anak muda berkumpul dan menempa diri.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, membuka acara ini secara resmi. Menurut Surya, kegiatan akbar ini bukan sekadar urusan mendirikan tenda dan berkemah di bawah langit terbuka. Jambore adalah ruang keras untuk membentuk karakter manusia yang cerdas, tangguh, dan adaptif.
Dalam pidatonya, Surya menyampaikan pesan penting bagi para peserta. "Manfaatkan setiap kegiatan selama jambore untuk menambah pengalaman, memperluas persahabatan, mengembangkan kreativitas, melatih kepemimpinan, dan membangun semangat gotong royong. Jadilah generasi yang membawa solusi," ucapnya dengan tegas.
Menurut Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Bachtiar Utomo, ajang kali ini menorehkan sejarah baru. Jamda Sumut 2026 menjadi kegiatan kepanduan pertama di Indonesia yang tidak memungut biaya sepeser pun kepada para pesertanya. Ini adalah ruang belajar yang adil di tengah tantangan zaman.
Berdasarkan laporan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Dikky Anugerah Panjaitan, ada sekitar 5.575 orang yang terlibat langsung dalam perkemahan besar ini. Angka itu mencakup 3.650 peserta Penggalang, ratusan pembina pendamping, pimpinan kontingen, serta panitia yang bekerja di balik layar.
Di tengah keramaian itu, Lom Lom Suwondo melangkah menemui Kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Deli Serdang. Dia memberikan semangat baru. Dia meminta para anggotanya menggunakan kesempatan ini untuk memperluas wawasan dan menjaga disiplin demi mengharumkan nama daerah melalui prestasi yang nyata.
Pertemuan besar kaum muda ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 8 hingga 12 Juli 2026. Di sana, mereka akan melewati hari-hari penuh pelatihan kepemimpinan, aktivitas edukatif yang padat, dan pentas kreativitas di bawah langit Sibolangit.