Jalanan Medan keras dan menyisakan getir pada hari Minggu itu. Seorang perempuan tunarungu berinisial RA sedang mencari nafkah di atas sepeda motornya sebagai driver ojek online. Di Jalan Jamin Ginting, sebuah angkot nomor 103 menghantamnya dengan keras. Benturan itu membuat tubuhnya terhempas ke aspal panas, dan sang sopir angkot memilih untuk langsung melarikan diri tanpa memedulikan korbannya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan keterangan dari Ketua Umum Gabungan ojek online roda dua Medan dan sekitarnya (Godams), Agam Zubir, korban sempat pingsan di lokasi kejadian. Beberapa rekan driver ojol lain yang melihat peristiwa tersebut bergerak cepat membawa RA ke rumah sakit terdekat agar segera mendapatkan perawatan medis. Di tengah kepanikan itu, sepeda motor milik korban yang rusak dititipkan sementara ke sebuah kios salon di sekitar lokasi.
Namun, kejahatan lain telah mengintai di balik musibah tersebut. Menurut Agam Zubir, ketika rekan korban datang kembali ke kios salon untuk mengambil sepeda motor itu, kendaraan tersebut sudah raib. Pemilik salon mengaku bahwa ada seorang pria yang datang dan mengaku sebagai anggota keluarga korban, lalu membawa pergi motor tersebut.
Kecurigaan pun muncul, dan mereka segera memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar area kejadian. "Saat kita cek CCTV ternyata bukan keluarga korban," ujar Agam menjelaskan situasi yang sebenarnya terjadi. Hingga kini, pelaku pencurian yang memanfaatkan kelengahan di tengah musibah tersebut masih dalam pencarian pihak berwajib.