Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang bersiap memindahkan Tempat Penampungan Sementara Muharto. Rencana ini lahir dari tuntutan warga yang menginginkan lingkungan bersih. Pemerintah berkomitmen menjaga kenyamanan kota tanpa mengorbankan kualitas layanan sampah.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang menyatakan rencana itu pada Senin, 6 Juli 2026. Pemindahan membutuhkan kajian mendalam. Lokasi baru harus tepat, mudah dijangkau, dan memenuhi standar operasional.
Menurut Raymond, pemilihan lahan tidak boleh tergesa-gesa. Akses bagi masyarakat dan truk pengangkut menjadi pertimbangan utama. Tempat baru harus cukup luas untuk menampung seluruh aktivitas pembuangan.
"Selain faktor jarak, kami juga mempertimbangkan kebutuhan lahan untuk operasional TPS. Untuk TPS skala kecil, luas lahan yang dibutuhkan sekitar 100 meter persegi. Apabila dilengkapi sistem pengolahan air lindi, kebutuhan lahannya dapat mencapai sekitar 200 meter persegi. Seluruh aspek tersebut menjadi bagian dari kajian kami agar solusi yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Raymond.
Berdasarkan kajian instansi tersebut, sejumlah titik mulai dipertimbangkan sebagai alternatif. Kawasan sekitar Jalan Muharto dan area dekat Tempat Pemakaman Umum Polehan menjadi kandidat kuat. Pemerintah mengutamakan aset daerah agar relokasi berjalan cepat tanpa kendala pembebasan lahan.
Pelayanan sampah di tempat lama tidak berhenti. Petugas terus bekerja setiap hari membersihkan lokasi penampungan. Pemerintah memastikan aktivitas harian warga sekitar tidak terganggu selama masa transisi.
Raymond meminta warga ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tertib membuang sampah. "Kami terus berupaya agar relokasi TPS ini dapat segera direalisasikan. Mohon dukungan dan kesabaran masyarakat, karena keputusan yang diambil harus mempertimbangkan kepentingan bersama agar pelayanan persampahan tetap optimal sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga," ujarnya.