Laki-laki itu masih muda, dan suaranya adalah angin yang melintasi gurun yang sunyi. Muhammad Murjani Alawi, seorang qori dari Kalimantan Timur, pergi bertanding dengan membawa keyakinan yang teguh. Berdasarkan laporan, ia sukses meraih Juara Pertama Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar Internasional yang digelar di Malaysia.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Pertempuran itu tidak mudah, meski dilakukan dari jarak jauh melalui layar digital. Menurut Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah di Samarinda, "Prestasi ini ditorehkan dalam ajang Majlis Ihtifal Ilmi Sekolah-Sekolah Menengah Agama (MIISMAM) Peringkat Kebangsaan Ke-12 di Kuala Lumpur." Murjani menang karena ia tenang, dan suaranya dinilai tinggi dengan angka 94 poin.
Dua orang dari Malaysia mencoba mengejarnya. Mereka adalah Muhammad Sufi Zupairi bin Asharudin dari Wilayah Persekutuan yang meraih 91 poin, dan Aus Salahudin dari Johor dengan 90 poin. Namun angka milik pemuda Kaltim itu terlalu tinggi untuk dikejar. "Alhamdulillah, Murjani berhasil meraih Juara Pertama dalam MTQ Pelajar Internasional di Malaysia ini," kata Dasmiah yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Kesra Pemprov Kaltim.
Menurut Dasmiah, pengumuman pemenang tersebut disampaikan langsung oleh Datin Norliah binti Sajuri, Pengarah Bahagian Pendidikan di bawah Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM). Musabaqah yang awalnya direncanakan berlangsung secara tatap muka akhirnya harus dialihkan menjadi metode daring karena tantangan zaman. Kendati demikian, persaingan tetaplah keras dan tajam.
Para juara tidak akan selamanya berada di balik layar. Berdasarkan penjelasan Dasmiah, "JAKIM menjadwalkan undangan resmi bagi juara satu hingga tiga untuk hadir langsung ke Malaysia dalam acara penyerahan penghargaan.Persiapan Menuju MTQ Nasional XXXI." Hadiah itu adil bagi mereka yang telah berjuang keras dengan nafas mereka.
Kini, sebuah tugas baru telah menanti di depan mata. "Murjani juga sedang dipersiapkan untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Provinsi Jawa Tengah tahun 2026. Momentum ini bertepatan dengan intensitas pelatihannya yang terus kami tingkatkan secara terpusat," tambah Dasmiah. Kemenangan ini menambah panjang daftar prestasi internasional bagi Bumi Etam, yang kini telah mengoleksi sedikitnya 20 penghargaan internasional sejak tahun 2024.